|
   Ketika Buah Hati terlahir dengan selamat, pastilah kebahagiaan sepasang suami istri terasa begitu bahagia tiada tara, tapi bagaimana jika si buah hati harus terlahir secara prematur???? sudah pasti bisa ditebak hati kedua orangtua baru ini akan terasa naik turun, sedih, cemas, gundah dan gulana.
    Bayi prematur beresiko tinggi terinfeksi Enterobacter sakazkii, hmmmm......masih inget kan dengan isu ini ???. Bukannya mau nakutin teman-teman tapi perlu banget hal ini kita ketahui. Masyarakat khususnya para ibu diresahkan dengan pemberitaan perihal kandungan bakteri pathogen, Enterobacter sakazkii beberapa brand susu formula yang beredar di pasaran.    Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan para peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) mengenai adanya Enterobacter sakazkii (E. sakazkii) dalam susu formula anak-anak, terhadap 74 sample susu formula, 13.5 persen diantaranya mengandung bakteri berbahaya tersebut.    Menurut Dr. Sri Estuningsih, ketua penelitian tersebut, bakteri itu muncul karena beberapa produsen susu yang tidak menjaga keseterillannya. Meski begitu, Estu enggan menyebutkan merek susu yang diduga terkontaminasi bekteri Enterobacter sakazkii tersebut.    Dilain pihak, Dr. Drh. Mengku Sitepu dari PDHI mengemukakan " ternyata bayi yang beresiko tinggi terinfeksi akibat susu formula yang mengandung Enterobacter sakazkii tersebut adalah bayi kurang bulan atau prematur, kurang berat badan, dan lahir dari ibu yang terinfeksi HIV    Dibanding bayi yang terlahir normal, bayi prematur memang cenderung bermasalah dan dapat menyebabkan ketidakmatangan pada semua sistem organ. Misalnya: pada sistem pernapasan (organ paru-paru), sistem peredaran darah (jantung), Sistem perncernaan dan sistem saraf pusat (otak). Jangan Lupa! beri bayi anda Asi Eksklusid selama 6 bulan pertama, aagar terhindar dari Enterobacter sakazkii   Di kutip dari majalah 9 months  Â
|